Pesisir Selatan, Sumbar – Polres Pesisir Selatan menggagalkan pelarian komplotan pencurian kendaraan bermotor lintas provinsi yang hendak membawa mobil hasil curian ke Bengkulu. Dua pelaku berhasil ditangkap, sementara satu lainnya masih dalam pengejaran.
Pengungkapan kasus dilakukan Tim Opsnal Satreskrim Polres Pesisir Selatan bersama Unit Reskrim Polsek Linggo Sari Baganti pada Kamis (29/1/2026).
Kasus ini terungkap setelah anak korban melihat mobil Toyota Avanza putih milik orang tuanya melintas di jalan raya menggunakan pelat nomor palsu.
Informasi tersebut segera ditindaklanjuti hingga terjadi pengejaran di kawasan Muara Gadang Air Haji. Para pelaku kemudian meninggalkan mobil di pinggir jalan dan melarikan diri ke area kebun sawit.
Polisi berhasil menangkap tersangka S (30) di lokasi persembunyian pada siang hari, disusul penangkapan tersangka RA (51) di wilayah Koto XI Tarusan pada malam harinya.
Kapolres Pesisir Selatan AKBP DERY INDRA, S.I.K, M.H menyatakan keberhasilan pengungkapan ini tidak lepas dari respons cepat personel dan peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi awal kepada kepolisian.
“Ini menunjukkan bahwa kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor, tidak akan dibiarkan berkembang. Kami bergerak cepat begitu laporan diterima dan akan menindak tegas para pelaku sesuai hukum yang berlaku, ” ujar Kapolres.
Hasil penyelidikan mengungkap, komplotan tersebut telah merencanakan aksi pencurian sejak dua pekan sebelumnya.
Mobil korban sempat disembunyikan di pondok ladang untuk menghilangkan ciri-ciri, lalu dipasangi pelat nomor palsu yang dipesan dari Kota Padang. Kendaraan rencananya akan dibawa ke Provinsi Bengkulu untuk dijual.
Saat ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit Toyota Avanza, pelat nomor palsu, sepeda motor operasional, serta peralatan khusus pencurian. Satu pelaku lainnya berinisial N telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) dan masih diburu.
Kapolres Pesisir Selatan menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum guna memberikan rasa aman serta menekan angka kejahatan curanmor di wilayah Pesisir Selatan.
(Berry)

Dina Syafitri