Padang Pariaman, Sumbar – Kepolisian Daerah Sumatera Barat terus mengawal percepatan pemulihan masyarakat pascabencana. Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin menghadiri sekaligus ikut meresmikan hunian sementara bagi warga terdampak bencana alam di Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan peresmian yang berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB tersebut dilaksanakan di lokasi huntara Padang Pariaman. Acara ini menjadi bagian dari langkah konkret Polri bersama pemerintah daerah dan TNI dalam memastikan warga terdampak segera memperoleh hunian yang layak, aman, dan nyaman.
Peresmian huntara dilakukan secara serentak melalui konferensi video pada pukul 14.00 WIB. Usai seremoni, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR secara simbolis juga ikut menyerahkan kunci huntara kepada perwakilan warga terdampak sebagai tanda dimulainya pemanfaatan hunian sementara tersebut.
Dalam kegiatan itu, Wakapolda Sumbar turut didampingi Wakil Bupati Padang Pariaman, Danrem 032/Wirabraja, serta sejumlah Pejabat Utama Polda Sumatera Barat, di antaranya Dansat Brimob, Kabid Humas, dan Kabid Keuangan.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya menyampaikan bahwa kehadiran Wakapolda dan jajaran Polda Sumbar merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung percepatan pemulihan kondisi sosial masyarakat pascabencana.
“Kehadiran Bapak Wakapolda hari ini untuk memastikan saudara-saudara kita yang terdampak bencana mendapatkan hunian yang layak dan aman. Penyerahan kunci huntara secara simbolis menjadi harapan baru agar masyarakat dapat segera kembali beraktivitas secara normal, ” ujar Kombes Pol. Susmelawati Rosya.
Ia menegaskan, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam aspek kemanusiaan, khususnya dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana.
“Polri bersama TNI dan pemerintah daerah akan terus bersinergi mengawal seluruh tahapan pemulihan pascabencana. Pembangunan huntara ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi para penyintas, ” tambahnya.
Dengan diresmikannya huntara tersebut, diharapkan masyarakat terdampak bencana di Padang Pariaman dapat segera menata kembali kehidupan mereka sembari menunggu proses pembangunan hunian tetap dari pemerintah.
(Berry)

Dina Syafitri