Padang, Sumbar– Polda Sumbar melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan membuka layanan pengobatan gratis bagi warga terdampak banjir di sejumlah titik pengungsian di Kota Padang, Selasa (3/2/2026). Sebanyak 55 warga tercatat telah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Pelayanan kesehatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan difokuskan di empat lokasi pengungsian, yakni Hunian Sementara Lubuk Buaya dengan 23 pasien, Posko Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo sebanyak 10 pasien, Posko Lumin 11 pasien, serta Posko Air Dingin dengan 11 pasien.
Plt. Kabiddokkes Polda Sumbar, AKBP dr. Faisal, mengatakan mayoritas warga mengeluhkan gangguan kesehatan yang umum terjadi pascabencana banjir, seperti demam, batuk, flu, penyakit kulit, dan diare.
“Selain itu, kami juga menangani pasien dengan riwayat hipertensi dan gangguan lambung yang kambuh akibat kondisi stres selama berada di pengungsian, ” ujar Faisal.
Ia menambahkan, tim medis Biddokkes tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menyalurkan obat-obatan secara gratis serta memberikan edukasi kepada warga terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di area pengungsian.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menyebut kegiatan bakti kesehatan tersebut merupakan bagian dari instruksi Kapolda Sumbar untuk memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana.
“Kapolda menekankan agar seluruh jajaran bergerak cepat membantu masyarakat. Tim Dokkes kami siagakan di posko-posko pengungsian guna memastikan kondisi kesehatan warga tetap terpantau dan tertangani, ” kata Kabid Humas
Hingga Selasa siang, personel Biddokkes Polda Sumbar masih bersiaga di sejumlah lokasi pengungsian untuk mengantisipasi kemungkinan adanya warga yang membutuhkan penanganan medis darurat.
(Berry)

Dina Syafitri