Padang Pariaman, Sumbar – Kapolda Sumatera Barat irjen Pol Gatot Tri Suryanta melepas kepulangan personel Resimen 2 Pelopor Korps Brimob Polri usai merampungkan tugas kemanusiaan dalam penanganan pasca-banjir bandang di Sumatera Barat.
Upacara pelepasan berlangsung di Bandara Internasional Minangkabau, Sabtu (31/1/2025), menandai berakhirnya masa penugasan selama sekitar dua bulan di wilayah terdampak bencana, khususnya Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Dalam amanatnya, Kapolda Sumbar menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme personel Brimob yang terlibat langsung dalam operasi kemanusiaan di medan berat dan kondisi darurat.
“Kehadiran personel Brimob menjadi wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat pasca-bencana. Mereka bergerak cepat dalam kondisi infrastruktur rusak dan akses transportasi yang terputus, ” ujar Kapolda.
Selama penugasan, personel Resimen 2 Pelopor tidak hanya melaksanakan pengamanan, tetapi juga terlibat aktif dalam evakuasi korban, pembersihan material banjir, serta pemulihan akses publik.
Kapolda juga menilai kemampuan pengoperasian peralatan SAR di medan ekstrem menjadi bukti kesiapsiagaan dan kompetensi personel di lapangan.
Atas dedikasi tersebut, Kapolda Sumbar memberikan piagam penghargaan dan mengusulkan pemberian Satyalancana Kebaktian Sosial kepada Presiden Republik Indonesia.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengatakan kepulangan personel BKO dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan aspek keselamatan dan disiplin.
“Pergeseran pasukan dilaksanakan secara tertib sesuai arahan Kapolda. Seluruh personel dipastikan kembali ke satuan asal dalam kondisi sehat dan selamat, ” katanya.
Ia menambahkan, pengalaman penanganan bencana tersebut akan menjadi bahan evaluasi strategis untuk meningkatkan kapasitas SAR dan kesiapsiagaan Polri menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat.
(Berry)

Dina Syafitri